Diduga Senam Pagi Berpakaian Ketat di Takengon, Tokoh Masyarakat Ingatkan Norma dan Syariat

2 menit membaca View : 31
Admin
BERITA - 04 Jun 2026

Takengon | musaranews.com Senam pagi program pemerintah kabupaten Aceh Tengah kini menuai reaksi dari berbagai kalangan salah satunya tokoh masyarakat dengan nama panggilan Ujang

 

Diketahui program senam yang di lakukan pada hari minggu pagi ASN dan masyarakat umum ini, sering dikemas dalam rangkaian (CFD) Car Free day, terbuka untuk umum di lapangan Musara Alun.

 

Program ini di inisiasi oleh Pemerintah Daerah Kab Aceh Tengah bekerjasama dengan Yayasan Jantung Sehat Indonesia, Rutin di lakukan pada hari minggu pagi.

 

Kegiatan senam ini pun banyak menjadi perbincangan di tengah masyarakat salah satunya tokoh masyarakat yang dikenal dengan panggilan Ujang

 

Ujang menyoroti Pakaian senam yang dinilai melanggar norma dan Syariat Islam. Ia menyampaikan bahwa,” kegiatan senam pagi itu tidak lah salah tapi, yang salah itu pakaian yang dikenakan oleh kaum perempuan yang ikut senam, dimana kita ini tinggal di Daerah Syariat islam, jangan merusak norma norma Agama serta Syariat kita dengan pakaian yang ketat seperti itu,” Ungkap Ujang

 

Kalau memang harus dengan pakaian ketat seperti itu harusnya di lakukan di ruang yang tertutup bagi kaum wanita, bukan nya di ruang terbuka/ tempat umum, itu sangat mencoreng norma norma Agama serta Syariat islam kita dengan pakaian yang ketat serta terlihat bentuk badan nya, Untuk apa gunanya itu syariat islam bagus bubarkan saja habisin uang negara aja. Tambah Ujang

 

Kini Ujang serta masyarakat mengharapkan Dinas syariat Islam jangan hanya duduk sembari menonton Hal hal yang di anggap merusak norma dan Syariat Aceh, khususnya di Aceh Tengah masyarakat berharap kepada dinas terkait dan pemerintah harus lakukan pembenahan terkait pelanggaran norma dan Syariat islam. (**)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *