Sorotan Dua Standar di SPBU Ditolak Isi Rp100 Ribu, Jerigen Justru Diizinkan Masyarakat Desak APH Bertindak  

2 menit membaca View : 51
Admin
BERITA - 10 Okt 2026

TAKENGON — Rekaman video yang beredar luas di media sosial kembali memanaskan suasana diduga di kawasan SPBU Jalan Lintang, Takengon. Dalam rekaman cctv tersebut Awalnya, perhatian tertuju pada sebuah mobil pik up yang dikabarkan lupa membayar di lokasi tersebut. Namun sorotan masyarakat beralih tajam ke hal lain, terlihat jelas seorang warga sedang mengisi bahan bakar minyak menggunakan jerigen di SPBU yang sama.

 

Kejadian ini muncul tak lama setelah insiden yang memicu kemarahan publik. Belum lama berselang, ketegangan memuncak hingga terjadi pemukulan terhadap petugas di lingkungan SPBU itu. Penyebabnya sangat sederhana namun menyakitkan hati, seorang warga telah bersabar mengantri berjam-jam, namun saat gilirannya tiba, petugas menolak melayani pengisian dengan alasan tidak memiliki barkot. Warga itu bahkan hanya memohon agar diisi senilai Rp100.000 saja, permohonan yang sangat kecil.

 

Namun permohonan itu tetap ditolak mentah-mentah, Kini masyarakat bertanya dengan nada kecewa yang mendalam, “Jika warga yang hanya butuh isi Rp100.000 saja tidak boleh karena tidak ada barkot, mengapa pengisian menggunakan jerigen justru diizinkan berlangsung tanpa hambatan?”

 

Konsistensi aturan menjadi pertanyaan terbesar. Apakah aturan itu berlaku untuk semua orang, atau hanya ditegakkan terhadap mereka yang dianggap lemah? Perbedaan perlakuan yang terlihat jelas ini bukan sekadar keluhan namun pelanggaran rasa keadilan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Melihat ketidakwajaran yang terus berulang, masyarakat kini mendesak aparat penegak hukum serta pihak berwenang untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

 

Jika terbukti SPBU tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dengan menerapkan standar ganda, maka sanksi tegas dan nyata wajib diberikan Tidak boleh ada pengecualian, tidak boleh ada yang dibiarkan, Masyarakat menuntut kejelasan dan keadilan.

 

Sampai berita ini tayang pihak SPBU masih dalam upaya konfirmasi.

 

(Redaksi)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *