Usai Viral, Jalan Nasional Takengon-Bireuen KM 56 Langsung Dibongkar dan Diperbaiki PT Krueng Meuh

2 menit membaca View : 13
Admin
BERITA - 06 Nov 2026

BENER MERIAH – Hanya dalam waktu 24 jam setelah dikritik tajam oleh media, Jalan Nasional Takengon-Bireuen di KM 56, Desa Alur Gading, Dusun Transad, Kecamatan Pintu Rime Gayo akhirnya langsung diperbaiki. Langkah cepat ini diambil menyusul viralnya pemberitaan mengenai kondisi jalan yang rusak parah serta adanya tindakan arogan dari oknum yang mengaku pihak BPJN Banda Aceh kepada wartawan pada Rabu, 4 November 2026.

 

Kondisi jalan yang sebelumnya hancur kupak-kapik dan kerap tergenang air bak kubangan kerbau tersebut kini mulai dibenahi secara total. Pihak rekanan tidak lagi melakukan tambal sulam biasa, melainkan membongkar dan membelah badan jalan untuk penanganan jangka panjang.

 

Alat berat mulai diturunkan ke lokasi sejak Kamis sore, 5 November 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Pengerjaan serius ini digarap oleh PP bersama PT Krueng Meuh. Guna mengatasi akar masalah berupa luapan air gunung yang kerap merendam aspal, tim teknis langsung memasang dua unit pipa gorong-gorong besar di bawah badan jalan agar aliran air menjadi lancar.

 

Aksi tanggap darurat ini dikawal ketat di lapangan oleh Sandika selaku Pengawas Lapangan dari PP dan Amar sebagai Pengawas Lapangan dari PT Krueng Meuh. Pengerjaan bahkan terus dikebut di bawah guyuran gerimis dan lampu sorot hingga pukul 22.00 WIB malam.

 

Direktur Utama PT Krueng Meuh, H. Yudi (Tgk. Haji Mawardi), menegaskan dari balik layar agar mutu pengerjaan dijaga dengan baik. “Pak Haji Yudi berpesan, jangan asal jadi. Harus bagus, biar tahan lama. Ini jalan rakyat,” ujar Amar menirukan instruksi pimpinannya.

 

Camat Pintu Rime Gayo, Mulyadi, S.Pd., M.Si., tampak hadir langsung di lokasi dengan mengenakan sepatu boot untuk memantau proses pembongkaran jalan. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak PT Krueng Meuh atas respon cepat mereka.

 

“Ini akses utama Bener Meriah – Bireuen. Kalau jalan ini putus, ekonomi Gayo lumpuh. Terima kasih PT Krueng Meuh yang gerak cepat,” pungkas Mulyadi di lokasi pengerjaan.

 

(Redaksi)

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *