Diisukan Jual Beli Pokir, Oknum Anggota DPRK Aceh Tengah M.Syahri Angkat Bicara: Itu Fitnah!

2 menit membaca View : 15
Admin
BERITA - 28 Jun 2026

Takengon | musaranews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah Muhammad Syahri secara tegas membantah rumor miring yang beredar di salah satu media sosial, yang menuding dirinya terlibat dalam praktik jual beli paket proyek Pokok Pikiran (Pokir).

 

Isu yang beredar di tengah masyarakat tersebut dinilai tidak berdasar dan sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu untuk menjatuhkan kredibilitasnya.

 

Saat dikonfirmasi oleh awak media, M.Syahri menyatakan bahwa seluruh pengelolaan dan usulan Pokir yang diperjuangkannya telah berjalan sesuai dengan mekanisme serta regulasi yang berlaku.

 

Ia menegaskan tidak pernah memungut biaya atau melakukan transaksi apa pun terkait program aspirasi rakyat tersebut, apalagi sampai melibatkan Tokoh Masyarakat, ia juga menduga ada unsur politik yang bertujuan ingin menjatuhkan nya serta ada faktor kecemburuan sosial.

 

“Isu itu sama sekali tidak benar dan merupakan fitnah yang keji, Semua program aspirasi (Pokir) yang kami usulkan murni untuk menjawab kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan, bukan untuk di perjualbelikan, apa lagi sampai menyebut tokoh masyarakat, itu fitnah yang sangat keji dan sangat memalukan, tentu nya sangat mencoreng tokoh tokoh masyarakat yang ada diwilayah dapil 4 (empat) khususnya, saya menduga ada unsur politik dan juga kecemburuan sosial disini jadi masyarakat jangan mudah percaya” ujar M.Syahri dengan nada tegas.

 

Ia juga menambahkan bahwa tuduhan semacam ini sangat merugikan nama baiknya secara pribadi juga maupun institusi DPRK Aceh Tengah secara keseluruhan.

 

Oleh karena itu, M.Syahri meminta masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya (hoaks) dan sengaja digulirkan demi kepentingan politik tertentu.

 

Di akhir keterangannya, M.Syahri menyatakan siap bersikap kooperatif jika ada pihak-pihak yang ingin melakukan klarifikasi secara resmi, ia juga menegaskan akan menyelidiki siapa orang yang telah menyebarkan Hoak ini, di samping itu ia juga berkomitmen untuk tetap fokus mengawal aspirasi masyarakat Aceh Tengah tanpa terganggu oleh isu-isu negatif yang berkembang di luar. (**)

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *