
TAKENGON — Guna mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02/Bebesen bergerak cepat melaksanakan kegiatan sosialisasi dan mitigasi di wilayah teritorialnya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sertu Sabri pada Sabtu, 26 September 2026 pagi, sekitar pukul 08.40 WIB.
Sasaran utama dalam kegiatan edukasi ini adalah segenap lapisan masyarakat serta jajaran aparat desa setempat. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi area pemukiman warga dari ancaman kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sabri beserta tim memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya serta dampak buruk yang ditimbulkan oleh Karhutla, baik bagi kesehatan, perekonomian, maupun ekosistem lingkungan. Selain dampak, warga juga diberikan pembekalan teknis mengenai langkah-langkah mitigasi awal serta cara melaporkan indikasi titik api secara cepat.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan aparat desa untuk saling bekerja sama. Peran aktif warga dalam memantau wilayah sekitar sangat krusial, terutama dengan menghindari praktik membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Sertu Sabri saat memberikan arahan.
Aparat desa yang hadir menyambut baik inisiatif dari Koramil 02/Bebesen ini. Mereka menyatakan kesiapannya untuk meneruskan pesan-pesan pencegahan ini kepada warga yang lebih luas demi memastikan wilayah Bebesen tetap aman dan bebas dari bencana kabut asap.
Melalui sinergi yang kuat antara Babinsa, aparat desa, dan masyarakat, diharapkan kesadaran kolektif dapat terbangun sehingga potensi Karhutla di wilayah teritorial Koramil 02/Bebesen dapat ditekan semaksimal mungkin. (**)
Tidak ada komentar