
ACEH TENGAH – Akses transportasi lintas kecamatan yang sempat terhambat akibat pembangunan infrastruktur kini kembali pulih untuk kendaraan roda dua. Babinsa Koramil 05/Linge, Serka Adang Sukmana, bersama warga dari tiga desa bahu-membahu melaksanakan gotong royong membangun jembatan darurat di Desa Gading, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (26/10/2026).
Jembatan Gading merupakan urat nadi penting yang menghubungkan wilayah Kecamatan Linge dan Kecamatan Atu Lintang, tepatnya di kawasan Desa Gelampang Gading.
Karena jembatan utama sedang dalam proses pembangunan total, warga setempat selama beberapa hari terakhir terpaksa menerobos aliran sungai demi beraktivitas.
Mengantisipasi tingginya curah hujan yang berpotensi membuat debit air sungai meluap serta mengingat proyek jembatan permanen memakan waktu cukup lama, masyarakat berinisiatif mendirikan jembatan sementara.
Guna merealisasikan jalur darurat ini, warga bahkan secara sukarela memindahkan sebuah Joyah (surau/musala) karena posisinya tepat berada di titik koordinat pembangunan jembatan darurat tersebut.
Aksi solidaritas dan kemanunggalan TNI-Rakyat ini melibatkan keterwakilan warga dari tiga desa, yakni Desa Gading, Desa Kute Robel, dan Desa Despot Linge. Berkat kerja keras bersama, pembuatan jembatan darurat tersebut berhasil dirampungkan pada pukul 12.40 WIB.
Saat ini, jembatan sementara sudah bisa dilalui dengan aman oleh kendaraan roda dua. Sementara itu, untuk kendaraan roda empat (mobil) atau lebih, arus lalu lintas dialihkan sementara waktu dengan menggunakan jalur alternatif via Kecamatan Jagong Jeget. (**)
Tidak ada komentar